PENGENALAN KOMPONEN UI LANJUTAN PART III




Pada lanjutan part III kita kembali mengenal komponen UI yaitu Pickerview & Listview serta kita akan belajar penggunaan aplikasi resource pada android studio 

❖ Application Resource

Aplikasi yang bagus adalah aplikasi yang mengakses sumber daya secara programatikal dari pada menggunakannya secara hardcoding ke dalam source code. Ada beberapa alasan Menyimpan resource di suatu merupakan pengembangan yang lebih terorganisasi. Mengeksternalisasikan sumber daya seperti string akan memudahkan untuk menglokalisasikan aplikasi untuk bahasa-bahasa yang berbeda berdasarkan daerah geografis. Selain itu, pembuatan string resource juga akan memudahkan jika string digunakan beberapa kali dan terjadi perubahan. Kita hanya perlu mengubah satu nilai string resource tanpa harus mengubahnya di source code satu persatu.

❖ Apa itu Application Resource
Semua aplikasi android dibuat dengan dua hal : fungsionalitas (instruksi kode) dan data (sumber daya). Fungsionalitas adalah kode yang menentukan bagiamana aplikasi akan bekerja, di dalamnya terdapat algoritma yang membuat aplikasi berjalan. Sumber daya (resource) berupa text string, style & theme, color, dimension, image & icon, audio, video, dan data lainnya yang digunakan oleh aplikasi.

❖ Lokasi Application Resource
File sumber daya Android disimpan secara terpisah dari file kelas .java di project Android.
Pada umumnya sumber daya disimpan dalam XML. Semua sumber daya harus dibuat di
direktori project /res di dalam sub-direktori tertentu.

Di bawah ini merupakan nama-nama sub-direktori /res :
➢ /res/drawable-*/ : berisi sumber daya grafis
➢ /res/layout/ : berisi sumberdaya layout dan UI
➢ /res/menu/ : berisi sumberdaya untuk menampilkan option atau action di activity
➢ /res/values/ : berisi sumberdaya string, style & theme, color, dimension.
Resource digunakan pada komponen UI seperti textView, imageView, Button, dan lain-lain.
Application Resource dapat ditulis dalam kode xml ataupun dalam kode java.




❖ Time Picker

TimePicker berfungsi untuk membantu user memilih waktu yang diinginkan untuk diinputkan pada aplikasi Android. Dalam penerapannya, TimePicker banyak digunakan pada aplikasi Alarm, calendar, reminder, to-do list, ticket reservation dan aplikasi lainnya yang membutuhkan user untuk menginputkan waktu (jam dan menit) di aplikasi tersebut.

Selanjutnya ini adalah contoh program dari time picker : 


1.Pertama jalankan aplikasi IDE Android Studio, caranya :
a. Pilih Start → Android Studio
b. Pilih → Start a new Android Studio Project
c. Pilih → Empty Activity → Next
d. Configure project isikan : 
    Name → TimePicker
    Package Name → ubah menjadi nama blog kalian masing-masing, di sini saya
    menggunakan url blog saya searchpediaa.blogspot.com lalu di ikuti nama project TimePicker
    Save Location → D:\Data/Kuliah/Semester6/PAB/TimePicker
    Language → Java
    Minimum API Level → API 16 → Klik Finish

2. Maka akan Tampil IDE Android Studio, setelah itu Ketikan script pada file activity_main.xml seperti text di bawah ini:


3. Untuk Menjalankan fungsi Time Picker Lanjut ketik script pada file MainActivity.java
seperti pada gambar di bawah ini : 


4. Jalankan di emulator Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini : 


❖ Date Picker

DatePicker berfungsi untuk membantu user memilih tanggal yang diinginkan di aplikasi Android. Pada penerapannya, DatePicker banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan penginputan tanggal. Seperti aplikasi pemesanan tiket, aplikasi reminder, to do list dan sebagainya.

Caranya seperti dengan cara diatas kita membuat project baru lagi : 

Configure Project: 


2. setelah itu Ketikan script pada file activity_main.xml seperti text di bawah ini:

3. Untuk Menjalankan fungsi Date Picker Lanjut ketik script pada file MainActivity.java
seperti pada gambar di bawah ini :

4.  Jalankan di emulator Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini : 

❖ List View

ListView adalah salah satu widget yang digunakan untuk menampilkan data atau nilai dalam bentuk daftar/list, nilai atau data yang ditampilkan pada ListView tersebut didapat dari sebuah Array atau Database yang sudah ditentukan. ListView pada saat ini sudah tergantikan dengan RecyclerView yang memiliki konsep Material Design, karena lebih custom dan juga dapat mengatur tampilan layoutnya. Walaupun begitu, ListView masih banyak digunakan oleh programmer untuk membuat list/daftar item yang sederhana pada aplikasi mereka.

1. Kita buat project baru lagi 








2.

2. Maka akan Tampil IDE Android Studio, setelah itu Ketikan script pada file
activity_main.xml seperti text di bawah ini: 

3. Untuk Menjalankan fungsi ListView Lanjut ketik script pada file MainActivity.java
seperti pada gambar di bawah ini :

 
4.  Jalankan di emulator Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini : 


❖ Praktikum Application Resource 

Di Android, hampir semuanya adalah sebuah resource. Mendefinisikan resource yang nantinya dapat diakses di aplikasi merupakan bagian mendasar dari proses pengembangan aplikasi Android. 

1. Create New Project  ,Pilih empty activity*dengan cara yang masih sama seperti diatas
2. Configure Project 



➢ Name → Praktikum
➢ Package Name → ubah menjadi nama blog kalian masing-masing, di sini saya menggunakan url blog searchpediaa.blogspot.com lalu di ikuti nama project praktikum
➢ Save Location → D:\Data\Kuliah\Semester6\PAB\Pertemuan5\Praktikum
➢ Language → Java
➢ Minimum API Level → API 16 → Klik Finish

3.  Maka akan Tampil IDE Android Studio, setelah itu Ketikan script pada file activity_main.xml seperti text di bawah ini:

 



4. Resource dapat dipakai untuk mendefinisikan color (warna), image (gambar),layout (tata letak), menu, dan nilai string. Nilai-nilai di dalam resource ini mencegah kita dari menuliskannya secara langsung (hardcoded). Semua yang didefinisikan dapat dipanggil dari manapun didalam project yang dibuat. Contoh yang paling umum dan paling sederhana adalah penggunaan string resource untuk lokalisasi teks yang fleksibel.


5. Membuat string resource, dengan mengganti nama : AppResource Happiness Meter yang nanti nama ini akan muncul di judul atas tampilan running emulator

6. Selanjutnya kita tambahkan code warna untuk menyesuaikan dengan warna pada activity_main di colors.xml 

7. Mendefinisikan Dimension Resource 
Saat menentukan ukuran kita menggunakan beberapa unit misalnya 16dp untuk ukuran margin dan 12sp untuk ukuran font. Dimensi ini mesti kita definisikan di berkas dimens.xml dengan cara:
Buka struktur folder project android pilih res/values lalu klik kanan pada folder values dan pilih New – Values resource file. 

Buat sebuah file xml dengan nama dimens.xml lalu Klik OK

Ketik script dimens.xml seperti berikut : 
8. Mari kita coba running pada javanya ,Sehingga akan menghasilkan tampilan seperti gambar dibawah ini : 


Demikianlah materi lanjutan Part IV kali ini. Semoga dapat membantu teman-teman dalam memperdalami ilmu android studio

Komentar

Postingan Populer